HIV AIDS

by on August 12, 2017

HIV AIDS

Didunia kesehatan kerja, kita juga akan temukan karyawan yang memiliki penyakit HIV AIDS. Kita tidak buat diskriminasi pada pasien HIV AIDS ini, karna undang-undang Indonesia menanggung hak mereka. Grosir Herbal
HIV (human immunodeficiency virus) yaitu virus yang mengakibatkan AIDS. Virus ini disebarkan dari satu orang ke orang yang lain lewat darah-ke-darah serta kontak seksual. Diluar itu, wanita hamil yang terinfeksi bisa menyebarkan HIV pada bayi mereka sepanjang kehamilan atau persalinan, dan lewat menyusui.

Beberapa besar orang juga akan berlanjut jadi AIDS jadi akibatnya karena infeksi HIV.
Cairan badan di bawah ini sudah dapat dibuktikan untuk menebarkan HIV :

darah
air mani
cairan vagina
ASI
Cairan badan beda yang memiliki kandungan darah

PENYEBAB HIV AIDS

AIDS yaitu singkatan dari acquired immunodeficiency syndrome. Orang HIV -positif yg tidak memiliki penyakit serius dapat juga di diagnosis AIDS berdasar pada tes darah spesifik (jumlah CD4) .

Satu hasil tes HIV positif tidak bermakna kalau seorang mempunyai AIDS. Satu diagnosis AIDS di buat oleh seseorang dokter memakai persyaratan klinis spesifik.

Infeksi HIV bisa melemahkan system kebal badan ke titik kalau ia mempunyai kesusahan melawan infeksi spesifik.

Type infeksi yang di kenal jadi ” infeksi oportunis ” karna mereka ambil peluang system kebal badan yang melemah hingga muncul penyakit.

Banyak infeksi yang dapat mengakibatkan problem kesehatan atau mungkin saja meneror nyawa pasien AIDS.

System kebal badan dari seorang dengan AIDS melemah ke titik yang intervensi medis mungkin saja dibutuhkan untuk menghindar penyakit yang lebih serius.

Sekarang ini telah ada penyembuhan medis yang bisa perlambat serangan HIV.

ASAL HIV

Kita tidak paham asal dari HIV.

Beberapa ilmuwan mempunyai teori yang berlainan mengenai asal-usul HIV, namun tak ada yang dapat dibuktikan.

Paling awal masalah dari HIV yaitu dari sampel darah yang dihimpun th. 1959 dari seseorang pria di Kinshasha, Republik Demokratik Kongo (bagaimana dia terinfeksi tidak di ketahui).

Analisa genetik sampel darah tunjukkan kalau HIV -1 mungkin saja datang dari satu virus diakhir 1940-an atau awal 1950-an.

Kita ketahui kalau virus ini sudah berada di Amerika Serikat paling tidak mulai sejak pertengahan hingga akhir 1970-an. Dari 1979-1981 penyakit langka type pneumonia, kanker, serta penyakit yang lain yang dilaporkan oleh dokter di Los Angeles serta New York diketemukan pada orang gay yang pasien AIDS.

Infeksi oportunis ini yaitu keadaan yg tidak umumnya diketemukan pada seorang dengan system kebal badan yang sehat.

Pada th. 1982 petinggi kesehatan orang-orang mulai memakai arti ” acquired immunodeficiency syndrome ” atau AIDS, untuk melukiskan peristiwa infeksi oportunis : sarkoma Kaposi (KS) , serta pneumonia Pneumocystis carinii (PCP) pada pasien AIDS.

Pelacakan kesehatan (health surveilans) masalah AIDS diawali th. itu di Amerika Serikat.

Penyebabnya AIDS yaitu virus yang diisolasi ilmuwan pada th. 1983.

Virus itu awal mulanya bernama HTLV-III/LAV (lymphotropic virus type III/limfadenopati – associated virus human T-cell) oleh komite ilmiah internasional.

Nama ini lalu beralih jadi HIV (human immunodeficiency virus) .

BERAPA LAMA DARI HIV KE AIDS?

Mulai sejak th. 1992, beberapa ilmuwan sudah memprediksi kalau sekitaran separuh orang dengan HIV berkembang jadi AIDS kurun waktu 10 th. sesudah terinfeksi.

Saat ini beragam dari orang ke orang serta bisa tergantung pada banyak aspek, termasuk juga status kesehatan seorang serta tingkah laku mereka yang terkait dengan kesehatan.

Sekarang ini ada penyembuhan medis yang bisa perlambat tingkat keparahan AIDS, walau penyembuhan inipun tidak bisa mengobati AIDS dengan 100%.

GEJALA PENYAKIT

Beberapa gejala HIV beragam bergantung pada step infeksi.

Walau orang yang hidup dengan HIV relatif paling menyebar di sebagian bulan pertama, banyak yg tidak mengerti status mereka hingga beberapa step setelah itu.

Sebagian minggu pertama sesudah infeksi awal, individu mungkin saja alami tanda atau penyakit seperti influenza termasuk juga demam, sakit kepala, ruam atau sakit tenggorokan.

Seperti infeksi makin melemahkan system kebal badan seorang, individu bisa meningkatkan sinyal tanda serta tanda seperti pembengkakan kelenjar getah bening, penurunan berat tubuh, demam, diare serta batuk yang lain.

Tanpa ada penyembuhan, mereka dapat juga berkembang jadi penyakit berat seperti TBC, meningitis kriptokokus, serta kanker seperti limfoma serta Kaposi sarcoma.

Apabila telah muncul infeksi oportunis jadi fase AIDS telah terwujud.

PENGOBATAN

HIV bisa ditekan dengan therapy antiretroviral (ART) yang terbagi dalam tiga atau lebih antiretroviral (ARV).

ART tidak mengobati infeksi HIV namun mengontrol replikasi virus pada badan seorang serta sangat mungkin system kebal individu untuk menguatkan serta memperoleh kembali kekuatan untuk melawan infeksi.

Dengan ART, orang yang hidup dengan HIV bisa hidup sehat serta produktif.

Lebih dari 9, 7 juta orang yang hidup dengan HIV di negara berpendapatan rendah serta menengah terima ART pada akhir 2012.

Dari jumlah ini, sekitaran 630 000 anak-anak.

Ini yaitu lebih dari penambahan 30 kali lipat dalam jumlah orang yang terima ART di negara berkembang pada th. 2003 serta 2012, serta dengan kenaikan 20% cuma dalam setahun (dari 8 juta di 2011, jadi 9. 700. 000 pada th. 2012.