Desain Baru Origami Katak

by on March 10, 2017

Saat ini saya sedang berlibur di rumah paman di desa. Di sana saya ingin beristirahat dan menikmati panorama alam desa yang menawan. Rasanya saya benar-benar jenuh dan penat dengan keadaan di kota yang penuh dengan hiruk pikuk. Sepertinya tiada hari tanpa bekerja dan bekerja. Saya harus berangkat setelah sholat Subuh dan pulang setelah sholat Isya. Aduh… benar-benar kegiatan yang membosankan dan tidak menarik.

Namun mau bagaimana lagi, karena saya harus bekerja agar dapat mencari rezeki. Meskipun saya yakin bahwa rezeki Tuhan yang mengatur akan tetapi jika tidak berusaha maka tentunya rezeki juga tak datang. Namun, para ustadz mengatakan rezeki datangnya tidak terduga dan bisa dari mana saja. Terkadang saya bingung juga dengan hal ini namun saya tetap yakin bahwa rezeki Tuhan yang mengatur dan dapat datang darimana saja. Karena rezeki tidak dapat dikejar meskipun kita telah berusaha kerja siang dan malam.

Oleh karena itu, di rumah paman adalah tempat yang tepat bagi saya untuk merenungkan diri tentang hal tersebut. Jangan sampai saya diperbudak oleh harta benda yang terkadang saya berpikir tidak dapat menikmatinya. Saya memiliki tv kabel namun saya jarang nonton tv, saya memiliki mesin cuci tapi tak pernah dipakai. Aduh rasanya semuanya itu hanya hiasan belaka.

Pagi hari yang sejuk ini saya melihat sekumpulan anak kecil sedang bermain origami. Ada yang membuat pesawat kertas, ada juga yang membuat perahu kertas dan beberapa origami binatang. Ketika saya perhatikan ternyata mereka tidak dapat membuat origami katak bangkong yang menjadi andalan saya selama ini. Bagi anda yang butuh tutorial origami katak bangkong maka dapat anda lihat di sini.

Segera saja 1 lembar kertas tersebut saya lipat-lipat menjadi sebuah origami katak bangkong. Kemudian hasilnya saya tunjukkan kepada mereka. Seperti dugaan saya bahwa mereka belum mengenal origami tersebut. Dengan begitu maka origami katak yang baru saja saya buat menjadi rebutan mereka.

Supaya terlihat bijak karena saya telah cukup dewasa maka saya katakan kepada mereka jangan berebut, ayo siapa yang mau belajar sama om untuk membuat origami katak bangkong. Semua mengangkat tangan sebagai tanda bahwa mereka tertarik untuk belajar origami katak. Tidak menunggu lama-lama maka saya segera mengajarkan kepada mereka tips untuk membuat origami tersebut. Secara perlahan saya berikan contoh bagaimana cara melipat kertasnya. Tidak jarang saya membantu beberapa dari mereka yang merasa agak bingung dengan apa yang saya ajarkan. Namun akhirnya mereka semua berhasil membuat origami katak tersebut.

Dengan hati yang riang maka anak-anak tersebut segera bermain origami katak yang dapat meloncat seperti katak. Terdengar tawa dan canda mereka sembari bermain origami katak membuat hatiku merasa senang atau mungkin bisa dikatakan bangga.