Cara Berkendara Irit Bahan Bakar

by on January 5, 2017

Mengendarai kendaraan dengan konsumsi bahan bakar yang lebih irit sebagai idaman para pengguna tunggangan bermotor. Selain lebih irit porto, cara mengendarai kendaraan yang kerap dianggap eco driving pun lebih ramah lingkungan.

Dari trainer nissan college nissan motor indonesia, sugihendi, eco driving artinya bagaimana caranya menghemat setiap tetes bensin. Menggunakan menerapkan eco driving, disparitas konsumsi bahan bakar kendaraan sangat signifikan Bila dibandingkan menggunakan cara mengemudi biasa.

“bedanya bisa 20 persen. Masalahnya, tak semua orang tidak paham gimana caranya eco drive. Eco drive itu sesuatu yang wajib kita latih. Jadi eco drive merupakan gugusan teori, tekniknya dan persiapan. Tidak terdapat eco drive yang tidak ada persiapan. Baik dari skill juga kendaraannya sendiri,” istilah sugihendi.

Sugihendi menyampaikan beberapa tips berkendara ekonomis bahan bakar. Akan tetapi sebelum itu, cek syarat kendaraan apakah telah mendukung buat berkendara irit atau tidak. Sebelumnya, detikoto juga telah membahas tips menghasilkan kendaraan beroda empat lebih irit bahan bakar melalui artikel berjudul ‘kiat bikin kendaraan beroda empat lebih hemat bbm’.

Setelah itu terpenuhi, cara mengendarai kendaraan hemat bahan bakar perlu dibiasakan. Apa saja tips cara mengendarai kendaraan irit? Pribadi kita simak

1. Akselerasi halus

Waktu berakselerasi jangan terlalu agresif.

“berakselerasi secara halus. Ini ialah basic teknik eco drive. Pada ketika kendaraan beroda empat melaju, injak gas secara halus. Jangan agresif menginjak gasnya, gasnya diurut saja. Bila telah melaju, gas diangkat sedikit saja. Nanti kelihatan asal realtime konsumsi bahan bakar yang terdapat di mid akan semakin hemat.

Dua. Hindari menahan gigi

Kedua hindari menahan posisi gigi. Untuk kendaraan beroda empat menggunakan transmisi manual, gunakan posisi gigi sinkron menggunakan kondisi jalan. Ganti gigi secepat mungkin untuk menjaga rpm permanen stabil. “kalau di transmisi manual untuk eco drive kita akan tak jarang ganti gigi,” ujar sugihendi.

Lanjutnya, kalau matik, apalagi cvt, sistem cvt akan menyesuaikan menggunakan kecepatan serta syarat jalan, termasuk habbit pengemudi.

“kuncinya, rpm kita tahan pada lebih kurang 2.000 rpm. Akan tetapi bila terdapat kendala ya dilepas gas, jangan ditahan terus, nanti malah nabrak yang di depan.

3. Antisipasi stop and go

Ketiga adalah mengantisipasi kondisi lalu lintas. Kondisi stop and go pada tengah kemudian lintas padat bakal menghasilkan mobil lebih boros.

“mobil lebih banyak mengonsumsi bahan bakar pada saat mobil membisu dan mulai maju. Kalau stop and go susah kita mau eco drive. Tekniknya adalah kita harus antisipasi sama kondisi jalan. Kita harus lihat syarat kemudian lintas apakah ramai atau padat sekali, kuncinya artinya kita wajib bersabar. Buat kendaraan beroda empat matik itu kita enggak perlu injak gas, cukup masuk transmisi d, angkat rem sudah bisa jalan sedikit,” kata sugihendi.

Usahakan menjaga jarak menggunakan tunggangan di depan buat menerima ruang mengerem. Di kemacetan lalu lintas, injak pedal gas menggunakan sangat halus, dan segera angkat sedikit pedal buat meminimalkan konsumsi bahan bakar.

Source: www.auto2000yasmin.com